Psikologi agama pengertian, menurut para ahli dan pendapat mengenai psikologi agama
PSIKOLOGI AGAMA
UJIAN TENGAH SEMESTER
DOSEN PENGAMPU :
Hadi Syahputra Panggabean., M.Pd
DI
S
U
S
U
N
OLEH
DEWI AGUSTIN
1810110028
4 REGULER A1
PROGRAM SARJANA PENDIDIKAN AGAMA ISLAM
FAKULTAS AGAMA ISLAM & HUMANIORA
UNIVERSITAS PEMBANGUNAN PANCA BUDI MEDAN
2020
KATA PENGANTAR
Alhamdulilllah, saya panjatkan kehadirat Allah SWT atas rahmat dan hidayahnya, ujian tengah semester ini dapat saya selesaikan. Shalawat dan salam kepada nabi Muhammad SAW, pembimbing umat menuju cahaya kebenaran illahi, semoga kita mendapatkan syafaat beliau di yaumil akhir kelak,Aamiin.
Adapun pembuatan tugas via online ini dimaksudkan untuk diajukan sebagai syarat pada mata kuliah psikologi agama di Universitas Pembangunan Panca Budi dan atas dasar itulah maka saya mengharapkan semoga psikologi agama ini bisa digunakan sebagai bahan syarat ujian tengah semester sebagaimana mestinya.
Mengingat isinya sangat penting sebagai bahan pembelajaran agar tercapainya tujuan dalam menghadapi dan memecahkan masalah, baik masalah individu ataupun masalah kelompok.
Mudah-mudahan makalah ini besar manfaatnya bagi para pembaca dan khususnya bagi penulis menjadi amal yang sholeh yang bisa menghantarkan kesuksesan dalam belajar.
Medan , 2020-02-04
Penulis
Soal
Definisi psikologi agama menurut pemahaman sendiri !
Jawab:
Psikologi agama merupakan bagian dari psikologi yang mempelajari masalah masalah kejiwaan yang ada sangkut pautnya dengan keyakinan beragama. Nah jadi psikologi agama ini membahas / mengkaji tentang gejala gejala jiwa dan tingkah laku yang berkaitan dengan keagaamaan. Psikologi agama membahas dua kajian yang berbeda, kenapa???? Karena ia membahas dua bentuk yang berbeda, apakah itu...???? nah pertama ia membahas mengenai “ PSIKOLOGI” dan yang kedua membahas mengenai “ AGAMA” . Meskipun, baik psikologi maupun agama , kedua dapat mencakup masalah masalah yang berkaitan dengan batin seseorang/ manusia.
Psikologi agama dengan pemikiran pemikiran para tokoh
Jawab :
Menurut dzakiah daradjat (1970:11),, psikologi agama adalah ilmu yang meneliti pengaruh agama terhadap tingkah laku seseorang atau mekanisme yang bekerja dalam diri seseorang, yang menyangkut cara berfikir , bersikap, bereaksi, dan bertingkah laku yang tidak dipisahkan dari keyakinannya, karena keyakinan itu masih dalam konstruk ke pribadiannya.
Robert H. Thouless : 25 berpendapat bahwa psikologi agama adalah cabang dari psikologi yang bertujuan mengembangkan pemahaman terhadap perilaku keagamaan dengan megaplikasikan prinsip-prinsip psikologi yang dipungut dari kajian terhadap perilaku bukan keagamaan.
Jalaludin (1979:77) berpendapat bahwa Psikologi Agama menggunakan dua kata yaitu Psikologi dan Agama, kedua kata ini memiliki pengertian yang berbeda. Dimana Psikologi secara umum diartikan sebagai ilmu yang mempelajari gejala jiwa manusia yang normal, dewasa dan beradab, sedangkan agama adalah kepercayaan manusia (keyakinan), jadi psikologi agama adalah perkembangan jiwa agama pada seseorang, serta faktor-faktor yang mempengaruhi keyakinan tersebut.
Menurut Bruno (1987) Psikologi dibedakan menjadi tiga bagian yang pada prinsipnya saling berhubungan. Pertama, Psikologi adalah study (penyelidikan) mengenai “ruh”. Kedua, Psikologi adalah ilmu pengetahuan mengenai “Kehidupan mental”. Ketiga, Psikologi adalah ilmu pengetauan mengenai “tingkah laku” organisme.
Menurut Harun Nassution, arti agama berdasarkan asal kata, yaitu al-din, religi ( relege, religare ) dan agama. Dalam bahasa semit al-Din berarti undang-undang atau hukum. Dalam bahasa Arab, Agama ( Ad-din ) artinya hukum, ikatan, dan peraturan. Dalam bahasa latin kata religi ( relege ) berarti mengumpulkan dan membaca ;yang kemudian menjadi kata religare yang berarti mengikat. Menurut Harun Nassution, Agama harus mempunyai 4 aspek yaitu : (1). Kekuatan gaib (2). Keyakinan terhadap kekuatan gaib (3). Respon (4). Paham adanya yang kudus.
Menurut Quraish Shihab, sumber jiwa agama seseorang bersumber dari penemuan rasa kebenaran, keindahan dan kebaikan, hal ini dapat dijabarkan sebagai berikut. Ketika manusia memperhatikan keindahan alam, maka akan timbul kekaguman, kemudian menemukan kebaikan pada alam semesta yang diciptakan untuk manusia, kemudian manusia mencari apa yang paling indah, paling benar dan paling baik yang pada akhirnya jawaban dari pertanyaan tersebut adalah Tuhan.
Bagaimana menurut anda kondisi agama yang beragam di indonesia ( bpip tentang pancasila musuh agama )
Jawab:
Dapat kita lihat dan pahami bersama bahwa pancasila sebagai satu-satunya asas dalam kehidupan berbangsa dan bernegara telah diterima oleh mayoritas masyarakat, terutama pada masyarakat indonesia, yang didalam negaranya sendiri memiliki beragam suku, bahasa, dan beragama.
Melihat pendapat ketua bpip yang saya kutip melalui laman detik.com ia mengatakan
"Si Minoritas ini ingin melawan Pancasila dan mengklaim dirinya sebagai mayoritas. Ini yang berbahaya. Jadi kalau kita jujur, musuh terbesar Pancasila itu ya agama, bukan kesukuan," papar Yudian yang masih merangkap sebagai Rektor Universitas Islam Negeri Sunan Kalijaga, Jogjakarta.
Menurut saya paparan seperti ini yang dapat memecah belah agama , suku, dan bangsa indonesia, karena menurut saya sendiri pemikir pemikiran yang seperti ini yang seharusnya dihentikan . bukan kah agama itu sendiri menjadi sebuah pondasi seseorang. Dan agama Sebagai pedoman hidup manusia dalam kehidupan sehari-hari, baik secara individu maupun kelompok, Sebagai cara untuk memberikan identitas kepada manusia sebagai umat dari suatu agama.
UJIAN TENGAH SEMESTER
DOSEN PENGAMPU :
Hadi Syahputra Panggabean., M.Pd
DI
S
U
S
U
N
OLEH
DEWI AGUSTIN
1810110028
4 REGULER A1
PROGRAM SARJANA PENDIDIKAN AGAMA ISLAM
FAKULTAS AGAMA ISLAM & HUMANIORA
UNIVERSITAS PEMBANGUNAN PANCA BUDI MEDAN
2020
KATA PENGANTAR
Alhamdulilllah, saya panjatkan kehadirat Allah SWT atas rahmat dan hidayahnya, ujian tengah semester ini dapat saya selesaikan. Shalawat dan salam kepada nabi Muhammad SAW, pembimbing umat menuju cahaya kebenaran illahi, semoga kita mendapatkan syafaat beliau di yaumil akhir kelak,Aamiin.
Adapun pembuatan tugas via online ini dimaksudkan untuk diajukan sebagai syarat pada mata kuliah psikologi agama di Universitas Pembangunan Panca Budi dan atas dasar itulah maka saya mengharapkan semoga psikologi agama ini bisa digunakan sebagai bahan syarat ujian tengah semester sebagaimana mestinya.
Mengingat isinya sangat penting sebagai bahan pembelajaran agar tercapainya tujuan dalam menghadapi dan memecahkan masalah, baik masalah individu ataupun masalah kelompok.
Mudah-mudahan makalah ini besar manfaatnya bagi para pembaca dan khususnya bagi penulis menjadi amal yang sholeh yang bisa menghantarkan kesuksesan dalam belajar.
Medan , 2020-02-04
Penulis
Soal
Definisi psikologi agama menurut pemahaman sendiri !
Jawab:
Psikologi agama merupakan bagian dari psikologi yang mempelajari masalah masalah kejiwaan yang ada sangkut pautnya dengan keyakinan beragama. Nah jadi psikologi agama ini membahas / mengkaji tentang gejala gejala jiwa dan tingkah laku yang berkaitan dengan keagaamaan. Psikologi agama membahas dua kajian yang berbeda, kenapa???? Karena ia membahas dua bentuk yang berbeda, apakah itu...???? nah pertama ia membahas mengenai “ PSIKOLOGI” dan yang kedua membahas mengenai “ AGAMA” . Meskipun, baik psikologi maupun agama , kedua dapat mencakup masalah masalah yang berkaitan dengan batin seseorang/ manusia.
Psikologi agama dengan pemikiran pemikiran para tokoh
Jawab :
Menurut dzakiah daradjat (1970:11),, psikologi agama adalah ilmu yang meneliti pengaruh agama terhadap tingkah laku seseorang atau mekanisme yang bekerja dalam diri seseorang, yang menyangkut cara berfikir , bersikap, bereaksi, dan bertingkah laku yang tidak dipisahkan dari keyakinannya, karena keyakinan itu masih dalam konstruk ke pribadiannya.
Robert H. Thouless : 25 berpendapat bahwa psikologi agama adalah cabang dari psikologi yang bertujuan mengembangkan pemahaman terhadap perilaku keagamaan dengan megaplikasikan prinsip-prinsip psikologi yang dipungut dari kajian terhadap perilaku bukan keagamaan.
Jalaludin (1979:77) berpendapat bahwa Psikologi Agama menggunakan dua kata yaitu Psikologi dan Agama, kedua kata ini memiliki pengertian yang berbeda. Dimana Psikologi secara umum diartikan sebagai ilmu yang mempelajari gejala jiwa manusia yang normal, dewasa dan beradab, sedangkan agama adalah kepercayaan manusia (keyakinan), jadi psikologi agama adalah perkembangan jiwa agama pada seseorang, serta faktor-faktor yang mempengaruhi keyakinan tersebut.
Menurut Bruno (1987) Psikologi dibedakan menjadi tiga bagian yang pada prinsipnya saling berhubungan. Pertama, Psikologi adalah study (penyelidikan) mengenai “ruh”. Kedua, Psikologi adalah ilmu pengetahuan mengenai “Kehidupan mental”. Ketiga, Psikologi adalah ilmu pengetauan mengenai “tingkah laku” organisme.
Menurut Harun Nassution, arti agama berdasarkan asal kata, yaitu al-din, religi ( relege, religare ) dan agama. Dalam bahasa semit al-Din berarti undang-undang atau hukum. Dalam bahasa Arab, Agama ( Ad-din ) artinya hukum, ikatan, dan peraturan. Dalam bahasa latin kata religi ( relege ) berarti mengumpulkan dan membaca ;yang kemudian menjadi kata religare yang berarti mengikat. Menurut Harun Nassution, Agama harus mempunyai 4 aspek yaitu : (1). Kekuatan gaib (2). Keyakinan terhadap kekuatan gaib (3). Respon (4). Paham adanya yang kudus.
Menurut Quraish Shihab, sumber jiwa agama seseorang bersumber dari penemuan rasa kebenaran, keindahan dan kebaikan, hal ini dapat dijabarkan sebagai berikut. Ketika manusia memperhatikan keindahan alam, maka akan timbul kekaguman, kemudian menemukan kebaikan pada alam semesta yang diciptakan untuk manusia, kemudian manusia mencari apa yang paling indah, paling benar dan paling baik yang pada akhirnya jawaban dari pertanyaan tersebut adalah Tuhan.
Bagaimana menurut anda kondisi agama yang beragam di indonesia ( bpip tentang pancasila musuh agama )
Jawab:
Dapat kita lihat dan pahami bersama bahwa pancasila sebagai satu-satunya asas dalam kehidupan berbangsa dan bernegara telah diterima oleh mayoritas masyarakat, terutama pada masyarakat indonesia, yang didalam negaranya sendiri memiliki beragam suku, bahasa, dan beragama.
Melihat pendapat ketua bpip yang saya kutip melalui laman detik.com ia mengatakan
"Si Minoritas ini ingin melawan Pancasila dan mengklaim dirinya sebagai mayoritas. Ini yang berbahaya. Jadi kalau kita jujur, musuh terbesar Pancasila itu ya agama, bukan kesukuan," papar Yudian yang masih merangkap sebagai Rektor Universitas Islam Negeri Sunan Kalijaga, Jogjakarta.
Menurut saya paparan seperti ini yang dapat memecah belah agama , suku, dan bangsa indonesia, karena menurut saya sendiri pemikir pemikiran yang seperti ini yang seharusnya dihentikan . bukan kah agama itu sendiri menjadi sebuah pondasi seseorang. Dan agama Sebagai pedoman hidup manusia dalam kehidupan sehari-hari, baik secara individu maupun kelompok, Sebagai cara untuk memberikan identitas kepada manusia sebagai umat dari suatu agama.

Komentar
Posting Komentar